Mandi Malam Tidak Menyebabkan Rematik, Benarkah?


Rematik
via health.com

Kita sering mendengar orang-orang tua yang mengalami rematik mengatakan bahwa, salah satu penyebab mereka terkena rematik adalah karena dahulu ketika muda, mereka sering mandi malam. Sehingga mereka kemudian sering melarang kita untuk mandi malam agar tidak terkena penyakit rematik ketika tua seperti mereka.

Tapi benarkah pemicu penyakit rematik itu adalah mandi malam atau mandi air dingin?

Sebenarnya mandi malam dan rematik tidak ada hubungannya sama sekali. Ini adalah mitos belaka, yang sering diucapkan oleh orang-orang tua yang rematiknya kambuh ketika terkena air dingin atau cuaca dingin.

Pada artikel ini, kita akan mencoba sedikit mengupas lebih dalam, apakah ada hubungan antara mandi malam dengan rematik.

Para ahli percaya bahwa penyebab rematik atau artritis pada orang tua adalah karena asam urat. Jika ditelaah lagi, asam urat tidak muncul akibat mandi malam atau akibat terkena air dingin. Sebagian besar asam urat dipicu karena kita mengkonsumsi terlalu banyak makanan-makanan yang tinggi kadar purin-nya, kegemukan, terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak, dan lain-lain.

Faktanya, sebagian besar orang yang mengalami rematik adalah lansia (orang tua). Yang mengindikasikan bahwa penyakit ini bisa terjadi karena gaya hidup dan kebiasaan makan yang dilakukan pada saat muda. Kebanyakan orang tua meyakini bahwa, kebiasaan mereka mandi malam adalah penyebabnya.

Kenyataannya, faktor makanan memainkan peranan penting dalam munculnya nyeri sendi (rematik). Karena hampir semua produk makanan, kecuali buah-buahan bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam darah.


Hubungan antara rematik dan mandi malam


Seperti yang telah disampaikan di atas, penyebab rematik bukanlah mandi pada malam hari melainkan karena faktor asam urat. Tapi, ada hubungannya antara mandi malam dengan rematik yaitu, orang yang mengalami rematik akan mengeluh nyeri atau merasa rematiknya kumat ketika terkena air dingin dan cuaca dingin (biasanya ketika terkena air di malam hari).

Itu artinya, mereka yang terkena rematik dianjurkan untuk tidak mandi malam untuk menghindari nyeri. Jika ingin tetap mandi, diprioritaskan menggunakan air hangat sehingga keluhan nyeri akibat artritis bisa dikurangi.


Mencegah rematik


Bagi Anda yang belum mengalami rematik, Anda harus menjaga asupan makanan dan meningkatkan asupan cairan (minum air putih) setiap hari. Sudah pasti kita akan kesulitan untuk menghindari kandungan purin yang terdapat di dalam berbagai jenis makanan. Namun dengan mengurangi makanan-makanan yang mengandung purin, akan menurunkan resiko terkena penyakit ini.

Salah satu sumber purin yang paling tinggi adalah daging merah (daging sapi, kambing, kerbau, domba, dll). Daging kaya akan protein, dan merupakan sumber protein yang paling mudah diserap tubuh.

Tapi, jika kita mengkonsumsi protein dalam jumlah yang sedikit, tubuh akan lemah dan tidak sehat. Sebaliknya, apabila terlalu banyak, hal tersebut akan menyebabkan asam urat menumpuk di dalam darah. Jadi, makanlah daging secukupnya saja sesuai kebutuhan.

Dan terima kasih telah mampir di blog kesehatan-tubuh ini, semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan para pembaca.

0 Response to "Mandi Malam Tidak Menyebabkan Rematik, Benarkah?"

Post a Comment