Tips Mencegah Mata Minus dan Kebutaan


Mata minus (katarak)
via virdieyeclinic.com

Biasanya, ketika kita merasa tidak memiliki masalah apapun dengan kesehatan mata, kita cenderung mengabaikan faktor-faktor yang bisa menjaga kesehatan mata. Banyak diantara kita yang tidak menyadari perubahan-perubahan kecil yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia dan akibat kebiasaan buruk seperti sering menatap layar gadget.

Namun kadangkala, kesehatan mata juga bisa terganggu secara dramatis dan sangat cepat sehingga mempengaruhi kemampuan kita dalam melihat, bahkan ada yang berakhir dengan kebutaan. Menurunnya kemampuan melihat yang sangat cepat biasanya terjadi akibat adanya masalah kesehatan tertentu.

Untuk menjaga kesehatan mata agar menghindari mata minus (rabun) dan kebutaan, ada langkah-langkah preventif yang bisa Anda coba, seperti:
  • Menurut Rebecca Taylor, MD seorang dokter mata dari Nashville Vision Associates, ia mengatakan bahwa makanan yang banyak mengandung vitamin dan nutrisi seperti bayam, kangkung, dan berbagai sayuran berwarna cerah yang kaya nutrisi lutein dan zeaxanthin terbukti bisa membantu menjaga kesehatan mata. Dari sayuran berwarna, ubi dan wortel merupakan dua makanan terbaik untuk menjaga kesehatan mata.
  • Periksakan mata secara teratur. Karena penurunan kesehatan mata seringkali terjadi dalam jangka waktu yang sangat panjang dan terjadi secara bertahap, maka kita perlu memeriksakan mata secara rutin agar mengetahui apakah ada masalah-masalah yang muncul seperti glaukoma atau yang lainnya. Tetapi jika Anda mengalami diabetes, Anda perlu memeriksakan diri lebih sering karena diabetes dapat mempengaruhi kesehatan mata dengan sangat cepat. Berikut adalah panduan memeriksakan mata.
    • Pada usia 40 tahun, periksakan mata anda.
    • Dari usia 40-55 tahun periksakan mata setiap 2 sampai 4 tahun sekali.
    • Ketika mencapai usia 55-64 tahun, periksakan mata setiap 1 sampai 3 tahun sekali.
    • Berusia 65 tahun ke atas, Anda wajib memeriksakan mata setiap tahun.
  • Hindari merokok karena merokok dapat menyebabkan masalah pada mata. Kandungan sianida dari asap rokok bisa masuk ke aliran darah dan menyebabkan sel-sel pada mata menjadi rusak. Ahli kesehatan percaya bahwa merokok bisa menyebabkan katarak dan mata kering.
  • Lindungi mata Anda dari bahaya sinar matahari, terutama pada siang hari dengan menggunakan kacamata hitam.
  • Ketika bekerja dengan komputer atau jika Anda sering menatap layar gadget, Anda harus banyak-banyak berkedip agar mata tidak kering.
  • Sering-seringlah berada di luar ruangan untuk menatap benda-benda yang berada di kejauhan.
  • Cegah diri Anda terkena diabetes dengan cara menjaga berat badan tetap ideal. Karena diabetes merupakan salah satu pemicu masalah kesehatan mata yang dikenal dengan istilah diabetes retinopati. Diabetes dapat menyebabkan kebutaan.
  • Setelah seseorang berusia 60 tahun ke atas, mereka lebih rentan terkena degenerasi makula, yaitu penyebab kebutaan.
  • Katarak sebenarnya dianggap relatif normal oleh para ahli kesehatan karena disebabkan oleh proses penuaan. Katarak biasanya muncul ketika seseorang berusia 60 tahun. Alternatif pengobatan yang sangat dianjurkan untuk mengatasi katarak adalah dengan mengganti lensa mata yang rusak.
  • Kerusakan saraf optik mata dapat menyebabkan glaukoma. Seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan glaukoma dan diabetes perlu waspada, karena hal tersebut dapat meningkatkan resiko.

0 Response to "Tips Mencegah Mata Minus dan Kebutaan"

Post a Comment