Pemicu Bisul atau Udun yang Sering Dilupakan Orang



Siapapun bisa udunan/bisulan. Namun, orang-orang dengan penyakit tertentu atau yang mengonsumsi obat tertentu yang melemahkan sistem kekebalan tubuh lebih rentan untuk menderita bisulan. Penyakit yang melemahkan sistem kekebalan tubuh termasuk diabetes atau gagal ginjal. Jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah misalnya karena usia tua atau HIV, Anda juga rentan bisulan.

Selain itu, terdapat pula beberapa makanan yang diyakini dapat membuat risiko seseorang mengalami bisulan/udunan menjadi semakin tinggi, beberapa diantaranya yaitu :

Gula. Banyak para ahli yang mengatakan bahwa gula merupakan salah satu penyebab timbulnya jerawat. Gula juga memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi, yang bisa membuat gula darah tubuh melonjak naik, dan membuat kerja insulin semakin berat. Karena kerja insulin semakin keras, maka memicu hormon yang menghasilkan kelenjar minyak lebih banyak.

Makanan Berlemak. Terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak dan berminyak juga dapat memicu seseorang terkena bisulan. Konsumsi lemak dan minyak berlebih akan membuat insulin memicu produksi kelenjar minyak.

Produk Susu. Mungkin bagi sebagian orang, sudah tidak asing lagi bahwa produk susu dapat menyebabkan timbulnya jerawat dan bisul. Susu bisa menghentikan kerja hormon anabolik, dan biasa digunakan para atlet untuk membentuk otot.

Karbohidrat Tinggi Glikemik. Mengonsumsi makanan dengan kadar karbohidrat tinggi seperti roti, nasi putih, pasta, dan sereal yang tak terbuat dari gandum utuh merupakan faktor lain munculnya bisul.

Faktor Resiko Udun (Bisul) :

Usia dan jenis kelamin. 
Bisul lebih sering menyerang remaja, terutama yang berjenis kelamin laki-laki
Kebersihan yang tidak terjaga, pribadi maupun lingkungan
Kontak langsung dengan penderita udun

Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, contohnya karena mengidap HIV, menjalani kemoterapi, atau mengidap diabetes

Mengalami masalah kulit, misalnya sering berjerawat.
Bisul dapat tumbuh di kulit mana saja, tapi hanya kulit yang berbulu atau berambut. Oleh karena tak pernah dijumpai bisul pada telapak tangan, kaki, bibir, lidah dsb. Namun paling sering bisul tumbuh di ketiak, kepala, leher, wajah, dan paha yang sering berkeringat dan cenderung berisiko terhadap gesekan. Gejala utama pada bisul adalah munculnya benjolan merah pada kulit. Pada tahap awal, ukuran bisul biasanya kecil dan kemudian disertai dengan gejala sebagai berikut.

Gejala Udun (Bisul) :

Kulit di sekitar benjolan memerah, bengkak, dan terasa hangat jika disentuh. Ini mengindikasikan bahwa infeksi telah menyebar ke kulit sekelilingnya
Benjolan bertambah besar dan berisi nanah
Terbentuk titik putih di bagian puncak benjolan
Menyebabkan demam
Terus membesar (diameter di atas 5 cm) dan terasa sangat sakit
Tumbuh lebih dari satu buah di lokasi yang sama. Jenis ini dikenal dengan bisul sabut atau karbunkel, dan kondisi ini tergolong infeksi yang lebih serius
Tumbuh di dalam hidung, di wajah, atau tulang belakang
Tidak kunjung sembuh selama lebih dari 14 hari
Sering kambuh
Memiliki masalah dengan sistem imun atau dalam pengobatan yang menganggu sistem imun dan muncul bisul.

Jika sudah timbul gejala tersebut sebaiknya segera melakukan pengobatan secepatnya. Sebab bakteri dari udun atau karbunkel terkadang bisa menyebar ke bagian lain tubuh. Bila menyebar di lapisan kulit akan timbul selulitis, impetigo (luka melepuh), bahkan dapat menyebar ke tulang (osteomielitis). Penyebaran ini akan memicu terjadinya sepsis yang berpotensi menyebabkan infeksi pada organ-organ tubuh, misalnya jantung. Selain itu, udun juga umumnya dapat meninggalkan bekas luka. 

Jika tidak bisa diobati secara alamiah, segeralah berobat ke medis atau dokter terdekat untuk konsultasi lebih lanjut.


Sumber:
hargavigpower.com
yayatherbal.com

0 Response to "Pemicu Bisul atau Udun yang Sering Dilupakan Orang"

Post a Comment